Suara Qassam


Dialog Nasional Harus Membawa Perubahan Nyata
September 21, 2008, 5:27 pm
Diarsipkan di bawah: Berita | Tag: , ,

Gaza - Pemimpin Senior Hamas, Dr.Mahmoud Zahhar menegaskan, gerakan Hamas belum mengajukan langkah apapun, terkait dialog nasional.

Pihaknya akan berangkat ke Kairo pada 7 Oktober nanti untuk memulai rapat pertama dengan sejumlah pejabat Mesir. Pertemuan pertama akan mendengarkan pembahasan dari pihak Mesir untuk kemudian disikapi gerakan Hamas terkait sejumlah pertanyaan yang ditujukan pada Hamas.

Zahhar menjelaskan hal tersebut pada Pusat Infopalestina hari ini (19/9). Ia menyebutkan, ada sejumlah pertanyaan yang diajukan pihak Mesir kepada Hamas. Tiga pertanyaan terkait keinginan Hamas untuk berdialog.

Zahhar menambahkan, hingga saat ini belum ada penunjukan secara pasti delegasi Hamas yang akan berangkat ke Kairo. Namun dijelaskan, delegasi ini akan terdari beberapa tokoh dari Gaza dan luar Gaza.

Ditanya tentang sejauh mana optimisme Hamas akan dialog ini, Zahhar menjelaskan, harus dibedakan antara dialog dan tujuan yang ingin dicapai dari dialog tersebut. adapun dialog hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan. Dengan duduk bareng demi suksesnya dialog internal. Jika ternyata kami harus duduk tetapi atas dikte Abbas-Olmert, mungkin bisa saja. Akan tetapi tidak akan tercapai sedikitpun hasil yang kita inginkan. Namun jika kita menginginkan dengan dialog tersebut tercapainya kepentingan hakiki rakyat, maka inilah yang masih diragukan. Dan masalahnya bukan pada kami. Seperti kita ketahui masih ada pihak yang menggantungkan sikap-sikapnya pada pendapat Amerika dan Israel.

Zahhar menegaskan, sikap sebagian pihak di Ramallah masih berbicara tentang kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Israel hingga akhir tahun ini. inilah yang menyebabkan pejabat Ramallah tidak mau menerima dialog dengan tujuan kepentingan Palestina. bahkan mereka menggunakan dialog tersebut sebagai manuver politik. Mungkin dengan diperpanjangnya waktu, mereka akan dapat mengumpulkan pasukan Arab di Gaza untuk menyerang Hamas. Sebagaimana diinginkan Abu Mazen saat pertemuan para menteri luar negeri Arab di Kairo.

Akan tetapi, masih ada kemungkin mengambil langkah-langkah nyata untuk mempermudah dialog. Tetapi langkah tidak dimulai dari Gaza, namun dari Ramallah. Misalnya, pembebasan semua tawanan politik dan penghentian kerja sama keamanan dengan pihak Israel. Disamping mengembalikan semua hak-hak rakyat yang terdapat dalam sejumlah organisasi sosial di Tepi Barat. (InfoPalestna.com; alQassam.ps)


No Comments Yet sejauh ini
Tinggalkan komentar



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>