al-Manamah – Utusan Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengakhiri kunjungan resminya ke kerajaan Bahrain, Jum’at (19/09), setelah selama 2 hari di sana melakukan serangkaian pertemuan termasuk dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Ali Khaifa.
Utusan yang dipimpin Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Meshaal, ini meyertakan anggota biro politik Hamas seperti Muhammad Nazal, Izzat Rasyq, dan Muhammad Nashr. Utusan Hamas juga bertemu dengan Menlu Bahrain Syaikh Khaled bin Ahmad Ali Khalifa dan Ketua Parlemen Bahrain Khalifa Dzahrani.
Hadir dalam pertemuan ketua parlemen para ketua fraksi utama di parlemen Bahrain atau wakil dari mereka. Di antaranya adalah Wakil Ketua Parlemen yang juga Ketua Fraksi al Ashalah (Salafi) Ghanim al Buinain, ketua fraksi al Minbar al Wathani al Islami Dr. Abdul Latif Syaikh (al Ikhwan), di tambah wakil dari fraksi al Wifaq (Syiah) dan seorang wakil salafi independen (Syaikh Jasim as Sa’di) serta Ketua Komisi Pembelaan Rakyat Palestina di Parlemen Nahser Fadhala.
Pertemuan utusan gerakan Hamas dengan para pimpinan parlemen Bahrain di ibukota al-Manamah ini memfokuskan pada persoalan-persoalan yang sedang terjadi di Palestina. Terutama masalah blokade dzalim terhadap Jalur Gaza.
Disebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya utusan dari Hamas bertemu dengan raja Bahrain. Sebelumnya utusan dari Hamas pernah berkunjung ke Bahrain tahun 2006. Saat itu utusan Hamas ditemu oleh Wakil PM Bahrain Syaikh Muhammad bin Mubark Ali Khalifa. (InfoPalestina.com)
No Comments Yet sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


![KISPA [Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina] KISPA [Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina]](http://img87.imageshack.us/img87/9128/kispaha8.jpg)


